Header Ads

Seo Services

Mengetahui Kerangka Kerja Keberlanjutan Industri Kehutanan Oleh Sukanto Tanoto

Yang pasti semua perusahaan yang ada dalam naungan Sukanto Tanoto, yakni Royal Golden Eagle (RGE) yang secara global jalankan bisnis di industri kehutanan, serat, kayu, pulp and paper, termasuk halnya perusahaan – perushaan yang dimiliki secara keseluruhan maupun sebagian, dikelolanya sekarang ini atau pun di masa yang akan datang harus mematuhi ketentuan yang sudah dicanangkan pada “Sustainability Framework”. Tak hanya itu, bahwa yang demikian ini juga berlaku pula bagi semua perusahaan pihak ketiga yang memasok serat kayu, kayu maupun pulp kepada perusahaan dalam grup Royal Golden Eagle. 
Pada dasarnya Royal Golden Eagle ini terdiri dari beberapa perusahaan kelas dunia yang mandiri, serta dibangun berbasis sumber daya alam. Maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang kerangka kerja keberlanjutan industri kehutanan oleh perusahaan Sukanto Tanoto tersebut yang lebih jelas dan detail. Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Mengetahui Kerangka Kerja Keberlanjutan Industri Kehutanan Oleh Sukanto Tanoto

Melakukan dukungan yang pro aktif kepada masyarakat lokal

Ya, sejalan dengan prinsip – prinsip bisnis yang dijalankan oleh Royal Golden Eagle dalam naungan Sukanto Tanoto tersebut, yakni baik bagi masyarakat, baik bagi negara, baik bagi iklim, pelanggan, dan juga baik pula bagi perusahaan sendiri. Perusahaan – perusahaan Royal Golden Eagle nanti pastinya akan mencari peluang secara terus menerus, tujuannya tak lain adalah agar selaras dengan kepentingan masyarakat lokal, dan juga bisa ciptakan nilai – nilai yang telah disepakati bersama lewat beberapa upaya untuk mengurangi kemiskinan di beberapa desa di sekitar konsesinya. 

Atau pun melakukan kegiatan SCR yang pro aktif, terutama untuk program inkubasi bisnis di pedesaan dan sistem pertanian terpadu. Terakhir adalah untuk memasukkan petani plasma dan UMKM dalam rantai pasok perusahaan. 

Menghormati hal masyarakat hukum adat dan tempatan

Perusahaan Sukanto Tanoto, yakni Royal Golden Eagle ini menghargai hak – hak masyarakat akan hukum adat dan tempatan, juga berkomitmen untuk bisa menghormati deklarasi universal hak asasi manusia, menghormati hak kepemilikan dari masyarakat akan hukum adat serta masyarakat tempatan. 

Praktek – praktek bertanggung jawab di tempat kerja

Perlu untuk diketahui bahwa perusahaan – perusahaan yang ada di bawah grup Royal Golden Eagle ini bahkan juga jalankan tanggung jawab sosial perusahaan mereka untuk hormati hak – hak asasi manusia. Perusahaan dalam grup Royal Golden Eagle tersebut juga turut berkomitmen untuk ciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, produktif, serta kondusif di semua rantai pasok mereka, dimana karyawan nanti akan bisa berkontribusi serta memajukan dengan cara memastikan khususnya bahwasannya menghargai deklarasi ILO mengenai prinsip fundamental serta hak di lingkungan kerja, menghargai kebebasan dalam berserikat, menghargai kebinekaan di tempat kerja, dan lain – lain. 

Konservasi jadi bagian model bisnis kehutanan berkelanjutan

Anak perusahaan Royal Golden Eagle percaya bahwasannya konservasi merupakan salah satu bagian dari model bisnis kehutanan berkelanjutan dan juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya konservasi serta restorasi ekosistem hutan, lahan gambut, dan lahan ekologi serta budaya penting lainnya di semua wilayah konsesinya. Selain itu juga mendukung keberagaman hayati dan upaya inisiatif konservasi karbon dengan fokus terhadap manajemen bentang alam. 

Dilarang menebang hutan alam

Ini pastinya berlaku bagi semua anak perusahaan dalam grup Royal Golden Eagle untuk mendorong moratorium pada penebangan hutan alam sembari menunggu hasil study HCS dan HCV. Moratorium tersebut berlaku pula bagi semua pemasok dari pihak ketiga di Indonesia khususnya yang akan memasok kayu ke semua perusahaan dalam grup Royal Golden Eagle. 

Selain hal di atas, perusahaan dalam grup Royal Golden Eagle juga akan jalankan prosedur untuk menangani keluhan yang memungkinkan para pemangku kepentingan untuk bisa sampaikan keluhan mereka. Perusahaan dalam grup Royal Golden Eagle ini nanti akan memberikan tanggapan secara transparan serta memberikan laporan kemajuan yang sudah dilakukan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.