Produk Olahan dari Kentang

Oleh:   Kastolani Kastolani   |   3/17/2017 03:00:00 PM
Sering kita saksikan di iklan-iklan televisi yang menawarkan berbagai macam barang-barang kebutuhan kita sehari-hari. Seperti contohnya adalah barang makanan, yang tergolong ringan maupun berat.
Banyak sekali inovasi yang ditimbulkan oleh para pelaku makanan, mulai dari manis, gurih dan pedas.
Tak lain, hal ini digunakan untuk menggaet para pelanggannya.
Lebih-lebih adalah makanan ringan. Makanan ringan dibuat sedemikian rupa oleh perusahaan, agar bagaimana caranya mampu menarik pelanggannya. Tentu target mereka adalah kalangan dari anak kecil hingga anak muda.
Oleh karena banyaknya cemilan yang ada di pasaran maupun warung dekat rumah, menjadikan anak suka ngomong minta duit ke bapaknya maupun ibunya buat jajan.
Mungkin apakah Anda di waktu kecil juga seperti ini? Hehe.
Di balik tingginya jumlah konsumen yang membeli makanan ringan, hal ini pun dimanfaatkan oleh perusahaan guna meraih keuntungan.
Ada perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan bahan dasarnya, dan ada pula yang bergerak khusus di bidang pengolahan berbagai macam bahan menjadi suatu produk unggulan.
Cemilan dengan berbahan dasar apa yang Anda sukai?
Mungkin sebagian dari Anda tentu menyukai cemilan yang berbahan dasar kentang bukan?
Nah, berbicara mengenai cemilan yang berbahan dasar kentang, terdapat perusahaan terkenal yang bergerak di bidang pengolahan bahan dasar cemilan tersebut.
Jika di Indonesia, letak perusahaan tersebut ada di Kawasan Industri Sentul, Bogor. Namanya adalah PT. Markaindo Selaras.
Oleh karena perusahaan ini bergerak di bidang bahan dasar dari kentang, maka kentang pun diproses sedemikian rupa menjadi butiran-butiran.
Adapun salah satu hasil produksinya biasa disebut potato granules Markaindo.
Dalam menjalankan usahanya, perusahaan ini merupakan mitra dari perusahaan pembuat tepung kentang terkenal di Eropa, Aviko Rixona B.V. Perusahaan Aviko Rixona B.V merupakan perusahaan yang berasal dari Belanda.
Perusahaan pemasok bahan pangan ini terbagi atas dua, Aviko dan Rixona. Aviko memiliki perusahaan yang lebih besar dibandingkan dengan Rixona.
Fokus kita pembahasan pada kali ini di bagian Rixona ya.
Sejak didirikan pada tahun 1953, perusahaan ini merupakan perusahaan pertama kali yang memproduksi potato granules. Adapun perkembaangannya, perusahaan ini telah mengalami perkembangan yang pesat.
Tercatat bahwa hasil produksinya pada tahun 1959 adalah sebanyak 2.000 ton, berubah pesat menjadi 75.000 t0n pada 2015.
Oleh karena perkembangannya tersebut, selama 60 tahun terakhir Rixona dikenal sebagai produsen terkenal dalam memasok bahan pangan yang berasal dari kentang.
Perusahaan asal Belanda ini memproduksi dua macam bahan pangan berbahan dasar tepung, potato granules dan potato flakes.
Jenis potato granules merupakan jenis produk dehydrated potato yang umum digunakan pada produk cemilan yang berbahan dasar dari kentang.
Potato granules merupakan kentang yang terdehidrasi dalam bentuk tepung yang sangat mudah terhidrasi kembali ketika ditambahkan ke dalam air panas maupun mendidih.
Produk dengan jenis potato granules biasa digunakan dalam dunia industri makanan ringan terutama dimaksudkan untuk mendapatkan produk akhir yang crispy dengan rasa kentang yang kuat.
Berbeda dengan potato granules, jenis potato flakes biasa digunakan sebagai pengikat bahan dasar pembuatan makanan ringan lainnya. Ini dikarenakan kemampuan daya ikatya yang tinggi, yang dipengaruhi oleh kandungan pati bebas yang relatif tinggi.
Potato granules secara luas digunakan sebagai bahan dasar dalam industri makan seperti produk snack kentang, kroket, perkedel, saus, sup, roti, olahan ikan dan daging.
Satu produk dapat mencakup banyak hasil produksi bukan?
Dengan begini, Anda yang saat ini mungsin selaku dari pelaku industri makanan ringan berbahan dasar dari kentang, dapat membelinya.
Namun kita cukup membelinya di tempat mitra perusahaan tersebut, PT. Markindo Selaras, dan biasa produknya disebut dengan potato granules Markaindo.
Dengan ini Anda tak perlu datang jauh-jauh ke Belanda bukan?

Tampilkan Komentar