Gadget, Antara Kebutuhan dan Gaya Hidup

Oleh:   Kastolani Kastolani   |   2/18/2017 09:02:00 AM
Di kala Anda sedang berkunjung ke suatu tempat yang belum pernah didatangi sebelumnya, tentu Anda ingin mengabadikannya dalam bentuk foto bukan?
Mayoritas orang tentu akan menjawab iya.
Di era saat ini, kita telah dimudahkan oleh teknologi berupa gadget di kala ingin berfoto maupun membuat video di suatu tempat. Gadget memiliki keunggalan yakni ringan dan nudah dibawa ke mana-mana.
Pada zaman modern ini, hidup kita sudah sangat sulit untuk terlepas dari gadget. Oleh karena itu tak dapat dipungkiri lagi, bahwa gadget telah mampu mengubah banyak aspek kehidupan.
Saking tingginya kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap ponsel pintar ini, mulailah bermunculan berbagai macam gadget dengan merek-merek tertentu. Dimulai dari spesifikasi smartphone dari yang paling rendah, hingga paling tinggi telah tersedia di tanah air tercinta.
Berangkat dari tingginya permintaan konsumen inilah, menimbulkan suatu pertanyaan. Apakah gadget yang Anda miliki saat ini adalah sebagai kebutuhan ataukah gaya hidup?
Terdapat perbedaan yang mencolok dari kedua pernyataan tersebut.
Jika Anda menggunakan ponsel sesuai dengan pekerjaan, dimana dengan menggunakan ponsel, pekerjaan Anda menjadi lebih mudah, maka Anda termasuk dari user yang mengaplikasikan gadget hanya sesuai kebutuhan.
Sebagai contoh, Anda adalah seorang pengusaha jualan pakaian secara online. Untuk memudahkan Anda dalam mengamati para pelanggan yang datang kepada Anda, baik itu sekedar bertanya maupun ingin membeli produk Anda, maka menggunakan ponsel akan membuat waktu Anda menjadi lebih efisien.
Jika Anda menggunakan ponsel untuk menunjang gaya hidup, agar terlihat keren, tidak kudet, padahal tak sepenuhnya mengetahui manfaat dari fitur-fitur yang terdapat di ponsel tersebut, maka kemungkinan Anda termasuk dari user yang menjadikannya sebagai gaya hidup.
Sebagai contoh, ada seorang pelajar yang membeli ponsel mahal seperti Samsung S7 Edge berwarna emas, hanya digunakan untuk dapat dilihat oleh teman-temannya. Padahal dia sendiri tidak begitu mengetahui manfaat-manfaat yang terdapat pada ponsel tersebut. Justru ponsel hanya dipakai untuk menyesuaikan dengan tren.

Nah, termasuk bagian manakah Anda?

Tampilkan Komentar